TULUNGAGUNG, pojoktelu.com
Suasana khidmat menyelimuti Lapas Tulungagung saat seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melaksanakan Sholat Idul Fitri 1446 H pada Senin (31/03/2025).
Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB ini berlangsung di lapangan blok Lapas Tulungagung dan diikuti oleh seluruh WBP yang beragama Islam, baik laki-laki maupun perempuan.
Bertindak sebagai khatib sekaligus imam dalam pelaksanaan Sholat Ied kali ini adalah Ustadz Mukhammad Raziq dari Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung.
Dalam khutbahnya, Ustadz Raziq menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kesabaran, meningkatkan keimanan, serta menjadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk kembali ke fitrah dan memperbaiki diri.
Usai Sholat Ied, acara dilanjutkan dengan pembacaan remisi bagi WBP yang telah memenuhi syarat. Kepala Lapas Tulungagung, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, menyampaikan bahwa pemberian remisi khusus Hari Raya Idul Fitri kepada 340 WBP merupakan bentuk apresiasi dari negara kepada WBP yang telah menunjukkan perubahan positif selama menjalani masa pidana.
"Sebanyak 340 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menerima remisi khusus Idul Fitri tahun ini. Remisi ini diberikan sebagai penghargaan atas kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta partisipasi aktif mereka dalam program pembinaan. Kami berharap pemberian remisi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh WBP untuk terus berperilaku baik dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan lebih baik," ujar Ma’ruf.
Dengan penuh kehangatan dan keikhlasan, kegiatan diakhiri dengan WBP dan petugas saling berjabat tangan, menandai momen kebersamaan dalam suasana Idul Fitri yang penuh berkah.
"Saya sangat mengapresiasi ketertiban dan kekhidmatan seluruh WBP dalam menjalankan ibadah ini. Semoga Idul Fitri menjadi momentum bagi kita semua untuk mempererat kebersamaan dan menjadi pribadi yang lebih baik. Mari jadikan hari kemenangan ini sebagai awal yang baru untuk terus memperbaiki diri dan menatap masa depan dengan penuh harapan," pungkas Ma’ruf. (Zaq/red)