PASURUAN, pojoktelu.com
Polres Pasuruan menggenjot kesiapan personel dalam mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran. Pengamanan akan difokuskan pada titik-titik vital, terutama di jalur wisata yang diperkirakan padat dalam beberapa hari ke depan.
Langkah ini selaras dengan instruksi kapolri kepada jajaran Kapolda termasuk Kapolda Jatim. Intruksi itu disampaikan oleh Sekpri Kapolri dalam surat edaran yang berisi lima arahan strategis.
Para Kapolda di wilayah Jawa, Bali, Lampung, dan Banten diminta memimpin langsung pengawasan di titik-titik vital seperti jalur tol, kawasan wisata, serta pelabuhan penyeberangan.
Kesiap-siagaan personel menjadi fokus utama dengan mengaktifkan seluruh kendaraan dinas patroli di lapangan. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara dinamis menyesuaikan kondisi aktual di lapangan, terutama di lokasi rawan kemacetan seperti pintu tol keluar kota dan jalur arteri utama.
Untuk mengantisipasi kerumunan massa, Kapolri memerintahkan penebalan personel di area rawan dengan melibatkan petugas dari divisi administrasi yang dipimpin perwira lapangan berpengalaman. Koordinasi intensif dengan dinas perhubungan, operator tol, dan pemerintah daerah telah ditekankan untuk menciptakan sistem pengamanan terpadu.
Kepada wartawan, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Irawan menjelaskan kesiapan teknis di wilayahnya pada Kamis (03/04/25).
"Kami telah membentuk pos-pos pengamanan di sepanjang jalur mudik Pasuruan, termasuk pengawasan ketat di kawasan wisata seperti Taman Safari Prigen dan jalur pendakian Gunung Arjuno," ujarnya.
Masyarakat diimbau mematuhi rambu lalu lintas dan melaporkan kejadian darurat melalui call center 110. Kapolri menjamin pengamanan berlapis akan terus dilakukan hingga tujuh hari pasca-Lebaran. (Zaq/red)